27 May 2009 @ 4:54 PM 
 

TAKE HOME TEST UTS : LONG TERM EVOLUTION (LTE)

 

cover-lte

LTE (Long Term Evolution)

LTE didefinisikan dalam standar 3GPP (Third Generation Partnership Project) Release 8 dan juga merupakan evolusi teknologi 1xEV‐ DO sebagai bagian dari roadmap standar 3GPP2. Dengan spesifikasi seperti itu, LTE dirancang untuk menyediakan efisiensi spektrum yang lebih baik, peningkatan kapasitas radio, biaya operasional yang lebih murah bagi operator, serta layanan mobile broadband kualitas tinggi untuk pengguna.
Teknologi LTE memungkinkan operator selular meng‐upgrade jaringan GSM, WCDMA atau HSPA mereka yang ada untuk menyediakan layanan Internet yang cepat dan low‐delay melalui mobile broadband. Solusi ini juga ideal menjadi langkah lanjut bagi operator CDMA untuk memperoleh kecepatan dan kapasitas lebih tinggi.
Bila dilihat dari segi pasar, LTE mampu memperkuat posisi operator telekomunikasi karena meningkatnya nilai ekonomi jaringan secara keseluruhan, cakupan jaringan yang lebih luas, dan kapasitas data yang lebih besar. Operator juga dapat lebih fleksibel mengikuti kebutuhan pasar yang kian cepat berubah sekaligus mampu menawarkan layanan data broadband dalam skala besar.

Sedangkan untuk para konsumen yang mencari tarif murah, LTE menjadi jawaban untuk kebutuhan telekomunikasi yang lebih ekonomis.
Feature
LTE menggunakan Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) sebagai teknologi akses radionya, disamping teknologi antena terdepan. Perubahan paling mendasar dari LTE dibanding standar sebelumnya
terdiri dari :
• Penggunaan air interface untuk meningkatkan bit rate LTE dibangun di atas semua jaringan akses radio baru berdasar pada teknologi OFDM (Orthogonal Frequency‐Division Multiplexing). Ketetapan dalam 3GPP Release 8, air interface LTE menggabungkan modulasi OFDMA‐based dan skema multiple akses untuk downlink, bersama‐sama dengan SC‐FDMA (Single Carrier FDMA) untuk uplink.
• Efesiensi Spectrum efisiensi spektral LTE yang lebih besar memungkinkan operator untuk mendukung peningkatan jumlah pelanggan di dalam alokasi spektrum yang telah tersedia dan di masa depan, dengan pengurangan harga pengiriman per bit.
• Flexible radio planning: LTE dapat mengirim kinerja maksimum dalam ukuran sel dari sampai dengan 5 km. Dan masih mampu mengirimkan kinerja efektif di dalam ukuran sampai dengan radius 30 km, dengan kinerja yang lebih terbatas dapat tersedia dalam sel hingga 100 radius km.
• Reduced latency: Dengan mengurangi waktu penyampaian informasi hingga 10ms atau bahkan ebih kurang (bandingkan dengan 40–50ms untuk HSPA), LTE akan ebih responsive. Ini memungkinakn untuk layanan interaktif, real time seperti audio/videoconferencing dan game multi‐player yang berkualitas tinggi.
• All‐IP environment: LTE melakukan transisi ke flat all‐IP berdasarkan core network dengan penyederhanaan arsitektur dan open interface. Di dalam 3GPP, ini dikenal sebagai Systems Architecture Evolution ( SAE) sekarang dikenal dengan Evolved Packet Core (EPC). SAE/EPC memungkinkan ketetapan layanan yang lebih fleksibel dengan penyederhanaan interworking dengan jaringan tetap dan jaringan mobile non‐3GPP.

lte-architecture

Untuk masalah pita spektrum yang sangat berpengaruh dengan kinerja jaringan, LTE dapat beroperasi pada standar IMT‐2000 (450, 850, 1800, 1900, 2100 MHz) maupun pada pita spektrum baru seperti 700 MHz dan 2,5 GHz. Alokasi pita lebar yang sangat fleksibel, mulai dari 1,4,3,5,10,15 hingga 20 MHz, menjanjikan fleksibilitas yang tinggi dalam penggunaan spektrum. Di waktu mendatang, melakukan pengunduhan atau pengunggahan video berdefinisi tinggi, mengakses e‐mail dengan attachment yang besar, mengajak teman bermain game favorit di manapun tempatnya, menjadi hal yang sangat mungkin dengan dukungan LTE.

Saat ini, jaringan UMTS di seluruh dunia sedang upgrade ke High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) untuk meningkatkan data rate dan kapasitas downlink packet data. Dalam langkah berikutnya, High Speed Uplink Packet Access (HSUPA) uplink akan meningkatkan kinerja dalam jaringan UMTS. Sedangkan HSDPA diperkenalkan sebagai 3GPP rilis 5 fitur HSUPA merupakan Fitur penting dari 3GPP release 6. Kombinasi dan HSDPA HSUPA sering disebut sebagai HSPA.

Namun, bahkan dengan diperkenalkannya HSPA, evolusi UMTS belum mencapai akhir. HSPA + akan membawa perangkat tambahan signifikan dalam 3GPP release 7. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kinerja HSPA radio berbasis jaringan dalam hal efisiensi spektrum, puncak data rate dan latency, dan memanfaatkan segala potensi berbasis WCDMA 5 MHz operasi. Penting fitur HSPA + adalah downlink MIMO (Multiple Input Multiple Output), lebih tinggi urutan modulasi untuk uplink dan downlink, perbaikan dari 2 lapisan protokol, dan berkesinambungan paket konektivitas.

Dalam rangka untuk memastikan daya saing UMTS selama 10 tahun dan seterusnya, konsep untuk UMTS Long Term Evolution (LTE) telah diinvestigasi. Tujuannya adalah tinggi data rate, low-latency dan paket akses teknologi radio dioptimalkan. Oleh karena itu, studi item diluncurkan pada 3GPP release 7 pada E-UTRA (terrestrial berkembang UMTS Radio Access) dan E-UTRAN (terrestrial berkembang UMTS Radio Access Network). LTE / EUTRA akan membentuk bagian dari 3GPP release 8 spesifikasi inti.

Aplikasi ini berfokus pada aplikasi catatan LTE / E-UTRA teknologi. Dalam berikut, LTE istilah atau E-UTRA digunakan interchangeably. Dalam rangka studi LTE item, 3GPP kerja pertama terfokus pada definisi kebutuhan, misalnya target untuk data rate, kapasitas, efisiensi spektrum, dan latency. Komersial juga aspek seperti biaya untuk menginstal dan mengoperasikan jaringan dianggap. Berdasarkan persyaratan tersebut, konsep-konsep teknis untuk udara antarmuka transmisi dan skema protokol yang belajar. Terutama, LTE menggunakan akses baru beberapa skema di udara antarmuka: OFDMA (orthogonal Frekuensi Division Multiple Access )di downlink dan SC-FDMA (Single Carrier Frekuensi Division Multiple Access) di uplink. Selain itu, skema antena MIMO bentuk bagian penting dari LTE. Dalam upaya untuk menyederhanakan protokol arsitektur, LTE membawa beberapa perubahan besar pada konsep protokol UMTS yang ada. Berdampak pada keseluruhan arsitektur jaringan termasuk jaringan inti sedang diinvestigasi dalam konteks 3GPP System Architecture Evolution (SAE).

selanjutnya ada di  http://rapidshare.com/files/237732670/LONG_TERM_EVOLUTION_Gustav_Bernuar_UMB_55407120002.rar

Tags Tags:
Categories: Telecommunication Management
Posted By: gustavbernuar
Last Edit: 17 Oct 2009 @ 01 56 AM

E-mailPermalink
 

Responses to this post » (3 Total)

 
  1. Riama Idauli said...
    8:42 pm - May 27th, 2009

    Wah,,,thanx bgt mas Gustav bwat sharing ilmunya,,,

  2. Wawan Ridwan said...
    8:55 am - May 30th, 2009

    mantaps..gan..
    ada info2 untuk tema tesis g gan..di tunggu cendol ijo nya ya..

    makasih.

  3. gustavbernuar said...
    8:49 pm - May 30th, 2009

    lah justru kita nunggu ide-ide angkatan 3 neh…hehehehehe

 

Leave A Comment ...

 

Spam Protection by WP-SpamFree

 XHTML:
You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
\/ More Options ...
Change Theme...
  • Users » 1
  • Posts/Pages » 179
  • Comments » 28
Change Theme...
  • VoidVoid
  • LifeLife « Default
  • EarthEarth
  • WindWind
  • WaterWater
  • FireFire
  • LiteLight